Menindaklanjuti permohonan dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Batang terkait kasus Leptospirosis yang dilaporkan pada awal Maret 2024 di Desa Kalipucang Kulon, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, BB Labkesmas Yogyakarta berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Batang melaksanakan Surveilans Faktor Risiko Leptospirosis. Kegiatan berlangsung pada tanggal 25-26 Maret 2024. Pada hari pertama, dilakukan bimbingan teknis di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Batang dengan peserta dari Dinas Kesehatan, Labkesda, Puskesmas, dan kader desa.
Peserta dengan antusias mengikuti acara bimbingan teknis yang berisi penyampaian materi mengenai survei tikus, identifikasi tikus, pengambilan sampel serum dan ginjal tikus, pengambilan sampel lingkungan, serta pengamatan faktor risiko lingkungan. Seusai acara bimbingan teknis, seluruh personil terjun ke lapangan untuk melakukan inspeksi kesehatan lingkungan rumah, wawancara penduduk, serta pemasangan perangkap (trap) sebanyak 150 trap pada sekitar area kasus; 50 trap dipasang di dalam rumah, 50 trap dipasang di luar rumah, dan 50 trap dipasang di lingkungan (sawah/kebun).
Hari kedua dilakukan pengambilan sampel lingkungan dan pemanenan tikus. Hasil pemasangan trap tikus didapatkan success trap untuk 13,3%. Tikus yang ditangkap antara lain Rattus Tanezumi, Rattus norveygicus, dan Rattus argentiventer. Kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan sampel darah, penyisiran tikus, identifikasi tikus yang tertangkap, dan bedah tikus untuk mendapatkan ginjal sebagai sampel. Petugas Dinas Kesehatan, Labkesda, dan Puskesmas berpartisipasi aktif melakukan seluruh rangkaian kegiatan dengan pendampingan dari BBLabkesmas Yogyakarta.