Pada tgl 19 Maret 2018 dilaksanakan Koordinasi Survei Bionomik Vektor Filariasis di Dinkes Kab. Semarang. Kedatangan Tim BBTKLPP Yogyakarta diterima oleh Bapak Wahyono, SKM selaku Kepala Seksi P2PM. Pada Kegiatan ini dilakukan diskusi dan pengumpulan data terkait, serta penentuan lokasi kegiatan di Dinas Kesehatan Kab. Semarang.
Dari pengumpulan data diperoleh informasi bahwa penderita penyakit Filariasis dari tahun 2005 sd tahun 2016 ada 9 orang yang tersebar di 7 Kecamatan di Wilayah Kabupaten Semarang, meliputi Kecamatan Kaliwungu, Suruh, Pabelan, Bergas, Ambarawa, Banyubiru, dan Ungaran Timur. Adapun untuk kasus terbaru, ditemukan 1 kasus pada bulan Maret 2018, di Kecamatan Pabelan tepatnya di Desa Semowo, pada saat ini sedang dilaksanakan Penyelidikan Epidemiologis oleh Petugas Kesehatan setempat.
Berdasarkan data tersebut disepakati bahwa di Desa Semowo akan dilaksanakan Survei Vektor Filariasis meliputi Survei Larva serta Survei Nyamuk Dewasa pada awal April 2018. Dengan kegiatan ini diharapkan akan diperoleh informasi lengkap tentang jenis nyamuk yang paling potensial atau dominan sebagai vektor penyakit filariasis di wilayah tersebut beserta karakteristik bionomiknya, untuk dapat dijadikan sebagai acuan dalam perencanaan pengendalian vektor filariasis secara tepat sasaran.