Dalam rangka pengendalian KLB/wabah di Kabupaten Wonosobo, BBTKLPP Yogyakarta bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan On the Job Training (OJT) Pengambilan Spesimen Antraks pada Manusia yang dilaksanakan hari Senin, 6 November 2023 bertempat di Aula KPRI Karya Husada. Kegiatan ini dilatarbelakangi adanya kasus Antraks di Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo pada Bulan Agustus 2023. Sosialisasi pengambilan spesimen Antraks pada manusia yang benar perlu dilaksanakan, agar petugas puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Wonosobo sudah siap dan tidak mengalami kebingungan bagaimana cara pengambilan spesimen Antraks pada manusia bila terjadi kasus antraks. Peserta OJT terdiri dari 5 petugas Dinkes Kabupaten Wonosobo, 5 petugas laboratorium dari 5 RSUD, 23 petugas laboratorium puskesmas, dan 2 petugas laboratorium Labkesda Kabupaten Wonosobo.
OJT dibuka dengan sambutan dari Dinkes Kabupaten Wonosobo, yang diwakili oleh Subkoordinator Surveilans dan Imunisasi (Rizqa Wahyu Handayani, S.K.M., M.Kes.(Epid))yang menyampaikan bahwa ada tiga hal yang perlu diwaspadai dalam menghadapi KLB Antraks yaitu: 1) waspada dengan semua gejala mengarah Antraks, 2) lakukan penyelidikan epidemiologi segera, dan 3) ketahui pengambilan spesimen yang benar serta bagaimana pengemasan dan pengiriman ke laboratorium penguji. Sambutan tim BBTKLPP Yogyakarta disampaikan oleh Mieng Nova S., S.K.M., M.Kes. yang menyampaikan bahwa bila terjadi KLB Antraks, perlu tata laksana kasus dan bagaimana mengelola lingkungan. Ada kalanya pada saat kasus muncul tetapi kita tidak paham dengan tanda gejala dan ciri khas. Antraks memiliki dampak sosial ekonomi yang luar biasa, sehingga perlu penanganan khusus. Penyampaian informasi sebaiknya satu pintu disampaikan oleh pihak yang berwenang, sehingga masing-masing petugas dalam tim penanggulangan Antraks harus memahami job desknya.
Setelah acara pembukaan disampaikan materi mengenai Pengambilan Spesimen Antraks Pada Manusia dipaparkan oleh E. Kristanti, S.T., M.Sc. selaku narasumber dari BBTKLPP Yogyakarta. Peserta OJT berkesempatan diskusi dengan narasumber sekaligus mempraktikkan pengambilan spesimen Antraks pada manusia. Untuk pembelajaran bersama para petugas laboratorium, Subkoordinator Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Wonosobo menyampaikan review tentang Penyelidikan Epidemiologi Kasus Antraks di Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo. Dinkes Kabupaten Wonosobo beserta jajarannya merasakan manfaat yang besar dari OJT ini karena menambah pengetahuan dan keterampilan pengambilan spesimen Antraks yang sangat membantu dalam menghadapi KLB Antraks yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah Kabupaten Wonosobo.