Penyegaran Deteksi Penyakit Antraks Bagi Petugas Medis Puskesmas dan Rumah Sakit di Kabupaten Gunungkidul
paparan materi

Penyegaran Deteksi Penyakit Antraks Bagi Petugas Medis Puskesmas dan Rumah Sakit di Kabupaten Gunungkidul

  • By
  • 2023-07-25 07:00:00
  • 1657

Dalam rangka penguatan surveilans antraks pada manusia di Kabupaten Gunungkidul D.I. Yogyakarta, pada tanggal 24 Juli 2023 BBTKLPP Yogyakarta dan Dinas Kesehatan Gunungkidul menyelenggarakan pertemuan penyegaran deteksi penyakit antraks bagi petugas medis puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Gunungkidul. Pertemuan yang dilaksanakan di Cyka Raya Hotel Jl. KRT Judodiningrat, Ring Road Selatan, Wonosari, Gunungkidul ini dihadiri oleh perwakilan satu orang dokter dari seluruh puskesmas dan rumah sakit baik negeri maupun swasta yang ada di Kabupaten Gunungkidul, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, dan Dinas Kesehatan D.I.Yogyakarta (diwakili oleh pemegang program zoonosis, Rega Darmawan, S.K.M.).

Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul (Sidig Heri Sukoco, S.K.M.,M.P.H.) yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tahun 2023 Kabupaten Gunungkidul ada kenaikan kasus penyakit zoonosis, antara lain leptospirosis dan antraks. Antraks menjadi perhatian karena kejadiannya berulang di Gunungkidul. Oleh karena itu, pertemuan penyegaran deteksi penyakit antraks bagi petugas medis puskesmas dan rumah sakit sangat diperlukan agar semua petugas medis memperoleh ilmu terbaru terkait penyakit antraks dan tatalaksananya.

Setelah acara pembukaan, disampaikan paparan dari dr. Dhani Redhono Harioputro, Sp.P.D. K-PTI., FINASIM tentang Diagnosis dan Tata Laksana Antraks yang dilanjutkan dengan diskusi. Selanjutnya disampaikan paparan dari dr. Dwi Amalia, M.P.H. tentang Surveilans Sentinel Antraks (SSA) di Kabupaten Gunung Kidul. Kegiatan SSA ini merupakan suatu bentuk kewaspadaan dini terhadap antraks. Lokasi SSA adalah wilayah puskesmas yang pernah ada kasus antraks pada manusia dan/atau kasus antraks pada hewan ternak. Setelah diskusi, acara ditutup dengan harapan petugas medis semakin paham tentang penyakit antraks mulai dari gejala sampai tata laksana kasusnya serta kegiatan SSA dapat berjalan dengan baik.

Salam sehat.