Dalam rangka upaya Eliminasi Filariasis di Provinsi Jawa Tengah, Tim BBTKLPP Yogyakarta melaksanakan persiapan dalam bentuk koordinasi Survei cakupan POPM Filariasis dan Kecacingan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 19 – 20 Maret 2018 dan diterima oleh Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Kepala Seksi P2P serta Pemegang Program Penyakit Mikrofilariasis dan Kecacingan.
Koordinasi yang lakukan menghasilkan kesepakan bersama bahwa sebelum pelaksanaan kegiatan akan dilakukan sosialisasi Kegiatan yang akan mengundang 26 peserta dari jumlah Puskemas yang ada di Kabupaten Semarang beserta 8 peserta dari Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang yang akan berlangsung pada hari Selasa tanggal 27 Maret 2018 di Gedung Farmasi. Selanjutnya 26 Puskesmas yang wilayahnya terdiri dari beberapa desa, akan dipilih 30 dusun yang akan dijadikan sebagai tempat survey cakupan POPM Filariasis dan Kecacingan Terpadu dengan metode Random Sampling, adapun desa yang terpilih adalah Batur, Polobogo, Patemon, Kleto, Timpik, Ngasinan, Kener, Plumbon, Krandon Lor, Bejaten, Candirejo, Kadirejo, Lopait, Sepakung, Kelurahan, Sumowono, Kemawi, Pojoksari, Banyukuning, Sidomukti, Polosiri, Wiru, Kalikiermo, Bancak, Karangjati, Candirejo, Gogik, Lerep, Beji dan Susukan.
Sementara untuk Pelaksanaan survey cakupan POPM Filariasis dan Kecacingan akan dilaksanakan pada tanggal 10 hingga 13 April 2018.