Pada tanggal 4 dan 7 Desember 2018, dilaksanakan pertemuan Sinkronisasi/ Diseminasi kegiatan Surveilans Faktor Risiko Penyakit Bawaan Air Melalui Depot Air Minum(DAM) di dinas kesehatan Kabupaten Blora , Provinsi Jawa Tengah dan dinas kesehatan D.I. Yogyakarta. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk menginformasikan rencana kegiatan tahun 2019.
Untuk pelaksanaan kegiatan di Jawa Tengah pada tgl 4 Desember 2018 yang berlokasi di Kab. Blora sesuai dengan saran/ masukan dari dinkes prov Jateng. Kegiatan sinkronisasi dr BBTKLPP YK ini ditemui oleh kepala Seksi Farmin yaitu ibu Nanik yang memberikan informasi bahwa DAM di Kab Blora ada 183 dengan kualitas biologi 100 % positif.
Sedangkan kegiatan sinkronisasi DAM di Dinkes
D.I.Yogyakarta dilaksanakan pada tgl 7 Desember 2018, kedatangan Tim BBTKLPP
Yogyakarta ditemui oleh Kepala Seksi
Kesmas Bapak Gamal yang memberikan
arahan bahwa kegiatan untuk tahun 2019
diharapkan sinergi dengan program nasional yang ada di Yogyakarta salah
satunya kegiatan PTM yang terkait Stunting. Diharapkan rencana kegiatan
DAM di alokasikan di wilayah Bantul atau
Kulonprogo mengingat wilayah tersebut
terdapat stunting 30 jiwa, sehinga dapat diketahui apakah ada korelasi antara konsumsi air minum dari DAM dengan perkembangan badan. Data tsb nantinya
dapat digunakan sebagai bahan
rekomendasi untuk tindaklanjut terkait stunting.