Penilaian Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas BB Labkesmas Yogyakarta menuju WBK/WBBM


Mengawali proses menuju usulan Satuan Kerja (Satker) WBBM tingkat Nasional oleh Kementerian Kesehatan Tahun 2024, Ditjen Kesehatan Masyarakat melakukan penilaian pendahuluan terhadap implementasi zona integritas menuju WBK/WBBM BB Labkesmas Yogyakarta pada tanggal 28-29 Februari 2024. Penilaian dilakukan melalui zoom meeting dengan tim penilai antara lain Bimo Satrio Raharjo, S.H., M.Kes., M.H., Junus Sangaoli, S.K.M., S.H., M.M., Tito Ahmad Satori, S.K.M., M.K.M., Ikbal, S.AP., Bambang Tri Wahono, S.Kep., M.P.H., Kartika Hidayati, S.P., Wiji Astuti, S.Sos., dr. Victorino, M.K.M., dr. Rizki Ekananda, M.K.M., Wina Setiany, S.K.M.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala BB Labkesmas Yogyakarta, dr. Darmawali Handoko, M.Epid, yang menyampaikan harapan kegiatan berjalan lancar dan mendapatkan nilai sesuai dengan self assesment yang telah dilakukan. Pesan Bapak Kepala untuk pegawai BB Labkesmas untuk siap dengan segala perubahan. Dilanjutkan pemaparan materi oleh Tim Penilai Internal (TPI) Kementerian Kesehatan yang menyampaikan tentang Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 90 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Instansi Pemerintah. Konsep zona integritas terinspirasi konsep “island of integrity”, yaitu suatu kondisi dimana unit kerja instansi pemerintah yang “imun” dan mampu memberikan tata kelola yang terbaik meskipun instansi pemerintah disekitarnya didominasi oleh manajemen dan tata kelola yang buruk. Dampak dari pelaksanaan “island of integrity” setidaknya dapat dilihat dari beberapa hal, yaitu menciptakan kinerja organisasi yang bebas korupsi, efisiensi yang lebih besar, dan mempengaruhi sistem yang lebih luas.

Sebelum berlangsungnya penilaian unit pembina Ditjen Kesmas, BB Labkesmas Yogyakarta telah melakukan self assessment dengan instrument LKE di tanggal 7 Februari 2024 dengan total nilai 96,38.

Dalam proses penilaian pendahuluan Ketua Tim Pembangunan ZI menuju WBK/WBBM BB Labkesmas Yogyakarta dan perwakilan masing-masing Pokja memaparkan pelaksanaan kegiatan dihadapan para penilai lengkap dengan penyampaian data dukungnya.

Penilaian ini berjalan lancar selama 2 hari efektif dan tentu saja besar harapannya agar hasil penilaian oleh Ditjen Kesmas tersebut bisa melewati limit angka persyaratan BB Labkesmas Yogyakarta sebagai satker yang dapat diusulkan kembali oleh Inspektorat Jenderal Kemenkes RI untuk menjadi satker WBBM Nasional di tahun ini.

Mewujudkan Zona Integritas WBK/WBBM BB Labkesmas Yogyakarta